kebiasaan

bercerita dari pengalaman saya
setiap minggu sore sederetan orang menunggu kerta datang dan sebagian besar adalah mahasiswa namun sungguh menggemaskan ketika kereta datang orang berbondong-bondong berlarian menuju pintu kereta dari suara speaker stasius
“mohon dahulukan yang turun dulu!”
namun sepertinya tidak ada yang mendengarnya, tetap saja aksi dorong mendorong itu terjadi hingga ku lihat seorang nenek berlirih meninta waktu untuk turun dulu tetep tidak ada yang mendengarnya hingga tangan nenek itu trjepit antra pintu kreta dengan penumpang, haruskah sikut-sikatan hanya ingin memperoleh tempat duduk bisakah kita tengok buda antri di jepang? dalam kedaan genting saat gampa 8.9 SR pada 12 maret 2011 jam 14.46 waktu setempat mereka masih bisa antri untuk keluar dari gedung. entalah sistem atau manusianya yang salah harus bilang apa dengan kebiasaan buruk di indonesia

bukankah kita sebagai orang Indonesia telah diajarkan sejak SD atau bahkan TK pentingnya pendidikan Moral Pancasila dahulu atau Budi pekerti, seperti dahulukanlah kepentingan umum daripada kepentingan golongan atau pribadi, dan kalau tidak salah hal ini tercantum di dalam UUD 45 atau penjabaran butir-butir Pancasila. Dan Saya pribadi yakin di dalam agama yang di anut oleh masing-masing orang Indonesia diajarkan Budi Luhur. Saya khawatir dari hal kecil ini akan berlanjut ke Hal yang lebih besar seperti pemerintahan. Mungkin dapat kita simak adanya perebutan atau saling mendahului menduduki kursi kepemerintahan dengan segala cara yaitu sikut sana sikut sini.

Bagaimanakah caranya kita bisa mengajarkan Budaya Antri, Budaya Sabar dan Budaya Malu kepada seluruh penduduk Indonesia baik muda maupun lanjut usia?
by: nurhayati 09009081
rina aprianti 09009064
vivit marganiati 09009050

</a

Catatan di atas hanya ungkapan hati saya yang telah mengalami hal di atas, mungkin rekan-rekan berpendapat lain..?

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: